Update : Senin, 18 Oktober 2021, 05:04:29     Dilihat : 79 kali
Placeholder

Minahasa Selatan (16/10), Plt Direktur Perbenihan Ditjen Tanaman Pangan, Mohammad Takdir Mulyadi bersama Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar lakukan percepatan tanam perbenihan Jagung Hibrida varietas JH.37 kegiatan Pengembangan Petani Produsen Benih Tanaman Pangan Berbasis Korporasi Petani (P3BTP) di KT. Tetewalanda I, Ds Kawangkoan Bawah  Satu, Kec. Amurang Barat, Kab. Minahasa Selatan.  

“Percepatan tanam ini merupakan langkah antisipasi untuk amankan kesiapan benih jagung hibrida untuk pertanaman jagung kebutuhan pakan ternak awal tahun 2022 untuk wilayah timur secara mandiri.

Franky Donny Wongkar, Bupati Minsel menyampaikan bahwa “Dirinya bangga menjadi Kabupaten terpilih atas program Ditjen Tanaman Pangan Kementan.

“Selama ini petani di Minahasa Selatan selalu memperoleh benih jagung hibrida dari luar Sulawesi Utara, bahkan dari pulau Jawa, sehingga biayanya sangat tinggi”, papar Franky .

Dengan adanya kegiatan ini, “Diharapkan petani serius memproduksi benih, tidak lagi menjual jagung berupa jagung konsumsi namun berupa benih, karena harga jual berupa benih lebih menguntungkan, ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Novly G. Wowiling.

Vonny V.E. Wongkar, ketua Poktan Tetewalanda I, saat diwawancarai mengungkapkan “Kami sebagai petani merasa bersyukur dibekali kemampuan teknis cara membuat benih jagung hibrida dan selalu didampingi oleh Pengawas Benih Tanaman dan mitra agar kami bisa mandiri”.

Pada kesempatan yang sama, Mohammad Takdir Mulyadi, Plt Direktur Perbenihan sangat mengapresiasi Provinsi Sulawesi utara yang telah berhasil menerapkan prinsip korporasi perbenihan untuk memenuhi kebutuhan benih insitu di wilayah timur bahkan di kirim ke wilayah Nusa Tenggara Barat.

Takdir mendorong Pemerintah Daerah terus mendukung penyebarluasan produk anak bangsa benih jagung hibrida dari Sulawesi Utara”.

“Sulawesi Utara berhasil membuat benih sendiri, saat ini sudah direplikasi membentuk koperasi sendiri, mandiri dan bisa mengakses modal sendiri”, kata Takdir.   

“Keberhasilan ini tentunya merupakan upaya kerja keras bersama, petani yang sungguh-sungguh memanfaatkan bantuan dari Kementerian Pertanian, petani sukses dan rakyat sejahtera, imbuh Takdir.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, mengatakan bahwa “Ke depan, petani dalam sebuah kawasan ini bisa mengakses permodalan melalui bank karena petani tersebut sudah terdaftar dalam korporasi". Petani bisa mengajukan bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan.

Hal ini sesuai arahan Mentan (SYL) Semua bantuan pemerintah agar dibentuk kawasan dengan pengelolaan usahatani mulai hulu sampai hilir, dikelola dengan kelembagaan korporasi, saham milik petani dan keuntungan untuk petani, tegas Suwandi.

Kontributor : Retno Setianingsih, Suharyanto

Pencarian :
AGENDA
  • TEsting aja
    22-11-2015 - 24-11-2015

    Testing aja yaaaa

  • Agenda 3
    10-10-2015 - 15-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Agenda 2
    03-10-2015 - 04-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam



PENGUMUMAN
  • Pengumuman 10
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 9
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 8
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam