Update : Minggu, 06 September 2020, 23:32:37     Dilihat : 497 kali

Demak, (5/9), Direktur Perbenihan, Mohammad Takdir Mulyadi bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan yang diwakili Kabagcan, Ugi Sugiharto gerak cepat kawal Pengembangan Kawasan Korperasi Padi “Koperasi Serba Usaha (KSU) Citra Kinaraya, di Desa Mlatiharjo, Kec. Gajah, Kab. Demak” Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini, hadir Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Santoso,  Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Demak, Wibowo, perwakilan dari LPDB Jakarta, Dinas Koperasi dan UMKM  Prov Jawa Tengah, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro KabDemak, Jamkresda Jateng.

Hal ini sesuai dengan arahan Suwandi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan  bahwa  “Kementan terus mendukung dan fasilitasi Scheme Kredit pembiayaan dan investasi melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Penjaminan Kredit kepada Penjamin (Jamkresda) dan Koperasi”, tutur Takdir.

Takdir mendorong segera direalisasikan scheme kredit tersebut, rencana akan dilakukan perjanjian kerjasama dengan KSU Citra Kinaraya pada Selasa, 8 September 2020 mendatang.

“Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu menggaungkan terwujudnya pembangunan pertanian berbasis korporasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong ekspor,” demikian diuraikan Suwandi saat diwawancarai di Jakarta Sabtu (5/9).

Harapan Takdir, “Kab. Demak dapat menjadi show window Kawasan Korporasi Padi Provinsi Jawa Tengah, bahkan secara nasional”.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Muhammad Saleh, Kasubdit Pengembangan Varietas berharap, akhir September 2020 ini, KSU Citra Kinaraya harus sudah terealisasi kredit investasi usaha dan pendirian pabrik, mengingat permintaan supply beras ke retail, Tjipinang, koperasi karyawan, dan market online ke seluruh Indonesia serta ekspor belum mencukupi.

“Usaha bisnis KSU Citra Kinaraya yang sudah berjalan saat ini dibidang pengolahan beras khusus organik (beras hitam protein tinggi, cokelat, merah), beras khusus (ekspor, japonica, jasmin, basmati), beras premium, beras medium, beras Genki, beras khas Mlathi, silica powder, pakan ternak produk samping pengolahan beras, tepung dedak, minum seduh dari beras hitam.  Bahkan sudah ekspor ke mancanegara yaitu Vietnam, India, Pakistan, Myanmar, dan Thailand. Hal ini tentu memasok devisa Negara senilai 84,943 juta dollar AS atau volume  194.495,467 ton”, kata Hery Sugiartono, Manager Utama KSU Citra Kinaraya.

“Yang menarik, kebutuhan benihnya kami peroleh dari varietas lokal spesifik lokasi hasil pemuliaan petani kami sendiri, hal ini tentu dapat mengurangi biaya produksi usaha tani”, tambah Hery.

Kontributor : Retno Setianingsih

Pencarian :
AGENDA
  • TEsting aja
    22-11-2015 - 24-11-2015

    Testing aja yaaaa

  • Agenda 3
    10-10-2015 - 15-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Agenda 2
    03-10-2015 - 04-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam



PENGUMUMAN
  • Pengumuman 10
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 9
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 8
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam