Update : Senin, 18 Oktober 2021, 11:27:39     Dilihat : 255 kali

Kendal - Kementerian Pertanian terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani jagung dan peternak ayam petelur. Plt Direktur Perbenihan Mohammad Takdir Mulyadi, Ditjen Tanaman Pangan bersama Dinas Pertanian Provinsi Jateng dan Kabupaten Kendal memfasilitasi kerjasama petani penerima bantuan benih jagung dengan Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Kendal di Kecamatan Patehan, Kabupaten Kendal, Jateng (14/10).

“Kendal merupakan salah satu kabupaten dengan populasi unggas tertinggi kedua setelah Blitar, sehingga produksi jagung sebagian diserap untuk pakan ternak”, demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Tjipto Wahjono.  

 

Tahun 2020, produksi jagung Kab. Kendal sebesar 222.922 ton pipilan kering, sebenarnya dapat mencukupi kebutuhan pakan ternak wilayah Kendal sejumlah 201.274 ton. Karena tidak adanya manajemen jalur distribusi pakan ternak, banyak hasil produksi jagung yang ke luar Kab. Kendal, sehingga mengakibatkan kekurangan pakan ternak, ungkap Tjipto.

 

Kementan terus berupaya memfasilitasi dalam negosiasi antara petani jagung dan peternak ayam petelur (layer), sehingga mendapatkan harga yang saling menguntungkan semua pihak. “Bila terjadi situasi yang tidak stabil, kita sama-sama pecahkan untuk mencari solusi yang terbaik”, tandas Takdir Mulyadi, Plt Direktur Perbenihan.

Secara terpisah, Suwandi mengatakan sesuai arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo, Kementan berkomitmen meningkatkan produksi jagung untuk Kabupaten Kendal melalui anggaran Direktorat Jenderal tanaman Pangan berupa bantuan benih jagung hibrida total seluas 3.452 ha dengan jumlah benih sebanyak 51.780 kg yang terdiri dari benih jagung hibrida varietas HJ 21 Agritan dan Bioseed 89.

“Rata-rata produktivitas jagung lokal saat ini sekitar 6,4 ton/ha. Kementan menargetkan produktivitas naik dengan bantuan benih jagung hibrida menjadi 8-9 ton/ha. Saat ini, beberapa sentra sudah bisa mencapai target produktivitas tersebut. Tercukupinya kebutuhan jagung di Indonesia akan semakin mengurangi impor jagung, dan menekan devisa Negara, papar Suwandi.

Takdir menegaskan, “Segera lakukan percepatan tanam bantuan benih jagung, dengan Mou ini dirinya berharap saat panen raya nanti, produksi jagung dari Kendal tidak dijual keluar. Semoga hasil panen ini kian menambah motivasi para petani untuk lebih meningkatkan luas tanam maupun produktivitas”. 

“Di sini saya juga meminta partisipasi aktif dari peternak dan industri pakan dalam menjaga stabilitas harga jagung melalui optimalisasi penyerapan jagung oleh para peternak mandiri dan pabrik pakan”, tandas Takdir. 

 

Kontributor : Suharyanto, Retno Setianingsih 

Pencarian :
AGENDA
  • TEsting aja
    22-11-2015 - 24-11-2015

    Testing aja yaaaa

  • Agenda 3
    10-10-2015 - 15-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Agenda 2
    03-10-2015 - 04-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam



PENGUMUMAN
  • Pengumuman 10
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 9
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 8
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam