Update : Jum'at, 15 Oktober 2021, 10:17:02     Dilihat : 131 kali

Gunungkidul, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta bersama Plt Direktur Perbenihan Ditjen Tanaman Pangan, Mohammad Takdir Mulyadi melakukan tanam perdana perbenihan Jagung Hibrida produksi rakitan anak bangsa varietas RK.457 dan JH.37 di Kedungkeris, Nglipar, Gunungkidul,  Rabu (12/10).  

Kegiatan pemberdayaan ini merupakan kegiatan yang akan meningkatkan kapabilititas dan kemampuan petani dalam memproduksi Benih Jagung Hibrida dan upaya mendukung ketersediaan benih jagung hibrida insitu, sebagaiman yang juga telah dilakukan di beberapa kabupaten sejak  tahun 2019.

Sunaryanta mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, bahwa “Petani Gunungkidul mendapatkan alokasi kegiatan ini, semoga perbenihan jagung hibrida semakin berkembang di Gunungkidul dan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi”.

Pada kesempatan ini, hadir pula mitra petani (PT. Twinn) yang akan memberikan bimbingan teknis dan memasarkan produk petani.

Menurut Takdir Mulyadi, Plt Direktur Perbenihan “Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani agar pintar membuat benih jagung hibrida insitu secara mandiri, berkelanjutan yang dikelola dengan kelembagaan koperasi petani”.

“Nantinya petani Gunungkidul dapat meniru kesuksesan petani Tuban, Jatim yang bisa memasok benih jagung hibrida di wilayahnya bahkan sudah bisa ekspor benih ke negara tetangga, pungkasnya.

Kepala Dinas Pertanian DIY, Sugeng Purwanto mendukung sepenuhnya kegiatan P3BTP ini, guna memenuhi ketersediaan benih jagung hibrida F1 secara mandiri, petani dapat menekan biaya sarana produksi serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.  

Secara terpisah Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, mengungkapkan bahwa “Kementerian Pertanian terus mendukung peningkatan produksi jagung dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pakan peternak ayam petelur yang semakin meningkat.

“Perbenihan menjadi salah satu kunci utama dalam pencapaian target produksi. Untuk ketersediaan benih, Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan (SYL) terus mendukung pengembangan kawasan perbenihan jagung hibrida melalui “Pengembangan Petani Produsen Benih Tanaman Pangan (P3BTP) Berbasis Korporasi Petani, ujar Suwandi.

Melalui program ini, petani diberdayakan, diberikan akses ilmu pengetahuan dan teknologi budidaya jagung hibrida dan produksi benih, pendanaan KUR, serta jaminan opkupasi oleh mitra, hingga terbentuk kelembagaan korporasi dengan manajemen yang profesional, tambahnya.

“Dengan korporasi supaya petani naik kelas dari sisi kelembagaan, bergabung menjadi korporasi, dan menjadi satu posisi tawar bagi petani terhadap proses bisnis, pasar, serta keuangan,” tegas Suwandi.

Kontributor : Retno Setianingsih

Pencarian :
AGENDA
  • TEsting aja
    22-11-2015 - 24-11-2015

    Testing aja yaaaa

  • Agenda 3
    10-10-2015 - 15-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Agenda 2
    03-10-2015 - 04-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam



PENGUMUMAN
  • Pengumuman 10
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 9
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 8
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam